Kamis, 23 Oktober 2014

TEMPAT PRODUKSI SEL DARAH MERAH MANUSIA

MANFAAT DAN TEMPAT PRODUKSI SEL DARAH MERAH

Sel darah merah, eritrosit
adalah jenis sel darah yang paling banyak dan berfungsi membawa oksigen ke jaringan-jaringan tubuh.

Bagian dalam eritrosit terdiri dari hemoglobin, sebuah biomolekul yang dapat mengikat oksigen. Hemoglobin akan mengambil oksigen dari paru-paru dan oksigen akan dilepaskan saat eritrosit melewati pembuluh kapiler.
Warna merah sel darah merah sendiri berasal dari warna hemoglobin yang unsur pembuatnya adalah zat besi.
Pada manusia, sel darah merah dibuat di sumsum tulang belakang, lalu membentuk kepingan bikonkaf. Di dalam sel darah merah tidak terdapat nukleus. Sel darah merah sendiri aktif selama 120 hari sebelum akhirnya dihancurkan.

Proses pembentukan sel darah (hemopoiesis) terjadi pada awal masa embrional(masih janin  sel atau sel paling muda),sebagian besar pada hati dan sebagian besar pada limpa.Dari kehidupan fetus hingga bayi.
dilahirkan,pembentukan sel darah berlangsung dalam 3 tahap yaitu :
a.       Pembentukan di saccus vitellinus
b.      Pembentukan di hati,kalenjar limfe dan limpa
c.       Pembentukan di sumsum tulang 


  • Pembentukan sel darah mulai terjadi pada sumsum tulang setelah minggu ke-20 atau bulan ke 5 masa embrionik.(Masa awal janin sel atau sel paling muda)
  • Dengan bertambahnya usia janin,produksi sel darah semakin banyak terjadi pada sumsum tulang dan peranan hati dan limfa semakin berkurang.
  • Sesudah lahir,semua sel darah dibuat pada sumsum tulang,kecuali limfosit yang juga dibentuk di kalenjar limfe,thymus,dan lien.
  • Pada orang dewasa,pembentukan sel darah diluar sumsum tulang (extramedullary hemopoiesis) masih dapat terjadi bila sumsum tulang mengalami kerusakan atau mengalami fibrosis.
  • Sampai dengan usia 5 tahun,pada dasarnya semua tulang dapat menjadi tempat pembentukan sel darah.Tetapi sum-sum tulang dari tulang panjang,kecuali bagian proksimal humerus dan tibia,tidak lagi membentuk sel darah setelah usia mencapai 20 tahun.
  • Setelah usia 20 tahun,sel darah diproduksi terutama pada tulang belakang,sternum,tulang iga dan ilinium.

75% sel pada sumsum tulang menghasilkan sel darah putih (leukosit) dan hanya 25 % sel darah merah (eritrosit)

  •  Jumlah eritrosit dalam sirkulasi 500 kali lebih banyak dari lekosit.hal ini disebabkan oleh karena usia leukosit dalam sirkulasi lebih pendek (hanya beberapa hari ) sedangakan eritrosit (120 hari) 
  •  
    Pengobatan Alami 
    Untuk mengobati berbagai penyakit, kami rekomendasikan anda untuk melakukan pengobatan secara alami. Mengapa kami sarankan anda untuk melakukan upaya pengobatan secara alami? itu karena pengobatan secara alami aman untuk dilakukan siapa saja, tidak beresiko, dan pastinya tidak menyebabkan efek samping yang memperburuk keadaan. Minum ABIOCOS merupakan salah satu upaya pengobatan secara alami. ( baca manfaat air bio cosminergy )
    http://abiocosbekasitimur.blogspot.com/2014/09/manfaat-utama-air-bio-cosminergy.html

Sabtu, 11 Oktober 2014

Mengenal Penyakit Demam Tipus (Thypoid fever)

Sering sekali kita mendengar kalau anak,saudara,teman,orang tua kalau demam tinggi dengan kondisi naik turun temperaturnya biasanya diduga demam berdarah atau tipus (Thypoid Fever).



Definisi

Demam tifoid (Typhus abdominalis, Typhoid fever, enteric fever) adalah penyakit infeksi sistemik akut yang biasanya terdapat pada saluran pencernaan dengan gejala demam selama satu minggu atau lebih dengan disertai gangguan pada saluran pencernaan dan dengan atau tanpa gangguan kesadaran yang disebabkan infeksi salmonella thypi. 

Typhoid adalah penyakit infeksi sistemik akut yang disebabkan infeksi salmonella Thypi. Organisme ini masuk melalui makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi oleh faeses dan urine dari orang yang terinfeksi kuman salmonella. ( Bruner and Sudart, 1994).

Typhoid adalah penyakit infeksi akut usus halus yang disebabkan oleh kuman salmonella thypi dan salmonella para thypi A,B,C. sinonim dari penyakit ini adalah Typhoid dan paratyphoid abdominalis, ( Syaifullah Noer, 1996 ).

Typhoid adalah penyakit infeksi pada usus halus, typhoid disebut juga paratyphoid fever, enteric fever, typhus dan para typhus abdominalis (.Seoparman, 1996).

Typhoid adalah suatu penyakit pada usus yang menimbulkan gejala-gejala sistemik yang disebabkan oleh salmonella typhosa, salmonella type A.B.C. penularan terjadi secara pecal, oral melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi (Mansoer Orief.M. 1999)



Patofisiologi (perjalanan Penyakit).

Penularan Salmonella Thypi dapat ditularkan melalui berbagai cara, yakni dikenal dengan 5 F yaitu :
1. Food (makanan),  
2. Fingers (jari tangan),  
3. Fomitus (Muntah), 
4. Fly (lalat), dan  
5. Feces.



     Kuman Salmonella masuk bersama makanan/minuman. Setelah berada dalam usus halus kemudian mengadakan invasi ke jaringan limfoid usus halus (teutama Plak Peyer) dan jaringan limfoid mesenterika. Setelah menyebabkan peradangan dan nekrose setempat, kuman lewat pembuluh limfe masuk ke aliran darah (terjadi bakteremi primer) menuju ke organ-organ terutama hati dan limfa. Kuman yang tidak difagosit akan berkembang biak dalam hati dan limfa sehingga organ tersebut membesar disertai nyeri pada perabaan.

    Pada akhir masa inkubasi (5-9 hari) kuman kembali masuk dalam darah (bakteremi sekunder) dan menyebar keseluruh tubuh terutama kedalam kelenjar limfoid usus halus, menimbulkan tukak berbentuk lonjong di atas Plak Peyer. Tukak tersebut dapat mengakibatkan perdarahan dan perforasi usus. Pada masa bakteremi ini, kuman mengeluarkan endotoksin yang mempunyai peran membantu proses peradangan lokal dimana kuman ini berkembang.

   Demam tifoid disebabkan karena Salmonella Typhosa dan endotoksinnya merangsang sintesa dan pelepasan zat pirogen oleh lekosit pada jaringan yang meradang. Zat pirogen ini akan beredar dalam darah dan mempengaruhi pusat termoregulator di hipotalamus yang menimbulkan gejala demam.


Tanda dan Gejala :


Masa inkubasi rata-rata 10-14 hari. Yang tersingkat 4 hari jika infeksi terjadi melalui makanan, sedangkan yang terlama sampai 30 hari jika infeksi melalui minuman. Selama masa inkubasi mungkin ditemukan gejala prodroma, yaitu perasaan tidak enak badan, lesu, nyeri kepala, pusing, dan tidak bersemangat.




Kemudian gejala klinis yang biasa ditemukan, yaitu :
a.    Demam lebih dari 7 hari 

      Pada kasus tertentu, demam berlangsung selama 3 minggu, bersifat febris remiten dan suhu tidak seberapa tinggi. Selama minggu pertama, suhu tubuh berangsur-angsur meningkat setiap hari, biasanya menurun pada pagi hari dan meningkat lagi pada sore dan malam hari. Dalam minggu kedua, penderita terus berada dalam keadaan demam. Dalam minggu ketiga, suhu badan berangsur-angsur turun dan normal kembali pada akhir minggu ketiga.
b.   Gangguan saluran pencernaan
      Nafas berbau tidak sedap, bibir kering dan pecah-pecah (ragaden), lidah ditutupi selaput putih kotor (coated tongue, lidah tifoid), ujung dan tepinya kemerahan, jarang disertai tremor. Pada abdomen terjadi splenomegali dan hepatomegali dengan disertai nyeri tekan. Biasanya didapatkan kondisi konstipasi, kadang diare, mual, muntah, tapi kembung jarang.

c.  Gangguan kesadaran
   Umumnya kesadaran penderita menurun walaupun tidak seberapa dalam, yaitu apatis sampai somnolen. Jarang terjadi sopor, koma atau gelisah.

d.  Terdapat roseola
pada punggung  
    Yaitu bintik kemerahan karena emboli basil dalam kapiler kulit. Biasanya ditemukan pada minggu pertama demam.

e.  Kambuh /Relaps  

    Yaitu berulangnya gejala penyakit tifus abdominalis, akan tetapi berlangsung ringan dan lebih singkat terjadi pada minggu kedua setelah suhu badan normal kembali. 
   Menurut teori relaps terjadi karena terdapatnya basil dalam organ-organ yang tidak dapat dimusnahkan baik oleh obat zat anti. Mungkin terjadi pada waktu penyembuhan tukak, terjadi invasi basil bersamaan dengan pembentukan jaringan fibrosis.

f. Epitaksis (Mimisan/hidung berdarah)

g. Bradikardi (Nadi lambat/berdenyutnya jantung kurang dari 60 kali per menit)



tetapi jangan khawatir meskipun begitu penyakit Tipus ( thypoid fever ) bisa disembuhkan. Untuk mengobati penyakit tersebut, kami rekomendasikan anda untuk melakukan pengobatan secara alami. Mengapa kami sarankan anda untuk melakukan upaya pengobatan secara alami? itu karena pengobatan secara alami aman untuk dilakukan siapa saja, tidak beresiko, dan pastinya tidak menyebabkan efek samping yang memperburuk keadaan. Minum ABIOCOS merupakan salah satu upaya pengobatan secara alami. ( baca manfaat air bio cosminergy )
Insya Allah dengan air Bio dapat membuang segala biang penyakit yang ada didalam tubuh kita, dengan mengkonsumsi air bio secara teratur, 1 gelas setelah bangun tidur pagi hari saat kondisi perut masih kosong, 1 gelas 30 menit sebelum atau sesudah makan siang,
 1 gelas sebelum tidur malam. ( dapat dibaca di aturan minum abiocos )
Pengobatan Alami 
Untuk mengobati penyakit Batu Ginjal tersebut, kami rekomendasikan anda untuk melakukan pengobatan secara alami. Mengapa kami sarankan anda untuk melakukan upaya pengobatan secara alami? itu karena pengobatan secara alami aman untuk dilakukan siapa saja, tidak beresiko, dan pastinya tidak menyebabkan efek samping yang memperburuk keadaan. Minum ABIOCOS merupakan salah satu upaya pengobatan secara alami. ( baca manfaat air bio cosminergy )
http://abiocosbekasitimur.blogspot.com/2014/09/manfaat-utama-air-bio-cosminergy.html

Selasa, 07 Oktober 2014

Tentang Air Abiocos

Abiocos Asli
Add caption
  Air Bio Energi, mudahnya sering disebut dengan Air Bio. Sejatinya, air bio memiliki kesamaan bentuk molekul dengan air heksagonal. Keduanya tersusun rapi membentuk gugus molekul hexagonal yang mampu diserap optimal oleh sel tubuh. Adapun perbedaan utama air bio dengan air heksagonal terletak pada energi yang terkandung di dalamnya. Air bio memiliki kandungan energi untuk menetralisir racun/toksin/penyakit. Energi dalam air tidak tampak atau kasat mata.
Air bio memiliki kandungan mineral yang tinggi. Dalam proses pengolahannya air bio mutlak membutuhkan bahan baku air pegunungan yang kaya akan mineral. Tahapan berikutnya melalui sistem mikronfiltrasi, ultra violet (UV), Ozonisasi (O 3) sehingga menghasilkan air mineral kualitas No.1.

Dengan Micro Molecullar (Water Treatment Bio Cosminergy), menata struktur molekul air biasa menjadi gugus bio hexagon mikro uni molekul (air hexagonal), sangat efektif menembus rongga/membran 100 triliun sel tubuh.

Kemudian ditransfer energi dari Bio Energy Ceramic Element 228 (Patent Japan) yang berfungsi untuk menetralisir racun/toksin. Bermuatan energi getar tinggi (299.000 Kc/detik). Mineral kristal alami ini dapat berpenetrasi dan membentuk air bergugus molekul micro (Hexagonal) menjadi air ber-energi dan ekstra oksigen tinggi. Oskilasi dengan frekuensi tinggi mengubah molekul air menjadi air bergugus molekul micro yang memungkinkan menyerap energi dari Bio Energy Ceramic. Gugus “molekul air” yang dihasilkan dari proses ini disebut Air Bio Cosminergy (ABiocos), sebagai air yang  memiliki tenaga yang sangat kuat.

Meskipun air bio memiliki kelebihan dibandingkan dengan air biasa, air bio bukanlah obat yang dapat menyembuhkan penyakit. Air bio hanya mendukung terciptanya kesehatan yang lebih optimal sehingga tubuh mampu melindungi diri dari ancaman penyakit. Inilah yang disebut sistem penyembuhan terbalik, yakni proses menyeimbangkan, menguatkan, dan memaksimalkan kekebalan tubuh untuk melawan penyakit. ( H. Amir, Pakar Air Bio - Pimpinan Biotech Sarana Indonesia)


PERBEDAAN AIR MINUM BIASA, OKSIGEN , HEXAGONAL



Air beroksigen dan air heksagonal. Kehadiran kedua produk air tersebut tentu saja mengundang rasa penasaran banyak kalangan. Tidak sedikit yang bertanya, apa bedanya air beroksigen dan air heksagonal dengan air biasa? Benarkah produk air tersebut begitu hebat seperti yang diiklankan? Tulisan ini menyoroti air heksagonal karena memiliki banyak perbedaan dibandingkan dengan kedua jenis air lainnya.

Ketiga jenis produk air tersebut sebenarnya memiliki kesamaan, yaitu tersusun atas 2 atom hidrogen dan 1 atom oksigen (H2O). Air biasa (kalau yang dimaksud adalah air minum botolan) adalah air yang telah diproses sehingga menghasilkan air yang layak minum berdasarkan standar air minum yang sehat. Sementara, air beroksigen adalah air minum yang dibuat secara khusus, dengan tekanan dan suhu tertentu, yang memungkinkan air itu mampu menangkap oksigen lebih banyak. Boleh dikatakan, air biasa dan air beroksigen persis sama. Hanya terdapat perbedaan pada kandungan oksigen terlarutnya.

Kelarutan oksigen dalam air sangat rendah. Pada suhu 20° kelarutan oksigen dalam air (tekanan 1 atm) sekitar 0.0045 mg O2/100 mg air. Apabila ditambahkan oksigen ke dalamnya, air secara perlahan akan melepaskan oksigen kembali ke alam. Oleh karenanya jangan terlalu lama menyimpan air beroksigen, ia akan berubah kembali menjadi air biasa. Walaupun disimpan dalam botol tertutup, oksigen dapat menembus botol kemasan plastik (polimer) yang berpori halus.

Produk air beroksigen merupakan sebuah kemajuan. Lahirnya produk ini disebabkan manusia membutuhkan air minum yang sehat, bukan sekadar untuk menghilangkan dahaga. Air memiliki fungsi fisiologis yang sangat penting dalam menentukan derajat kesehatan. Sekitar 70 persen bobot orang dewasa berupa air. Implikasinya terhadap kesehatan cukup signifikan. Apabila air yang kita konsumsi berkualitas buruk, maka kesehatan kita menurun. Sebaliknya, jika air yang kita konsumsi berkualitas baik, maka kesehatan kita meningkat.
Keberadaan oksigen terlarut dalam air minum memberikan dampak positif bagi kesehatan. Air ini mampu meningkatkan suplai oksigen ke setiap sel tubuh, melarutkan zat gizi, dan mendistribusikannya ke seluruh tubuh, merangsang kelangsungan hidup sel, mengatur suhu tubuh, serta melarutkan bahan-bahan berbahaya dan zat buangan ke luar tubuh. Efektivitas berbagai fungsi tersebut dipengaruhi oleh kualitas air itu sendiri, kondisi kesehatan tubuh, interaksi dengan zat gizi lain serta antibiotik dan obat-obatan.

Air heksagonal

Air heksagonal, seperti halnya air biasa, tersusun atas H2O Yang membedakan air ini dengan air biasa atau air beroksigen adalah formasi kelompok molekul H2O. Air merupakan rangkaian/kumpulan molekul H2O. Rangkaian tersebut terbentuk karena ada sejumlah gaya yang bekerja sehingga memungkinkan molekul H2O membentuk formasi yang khas.

Pada air biasa (juga pada air beroksigen) lima molekul H2O berkelompok membentuk formasi pentagonal (segi lima). Selanjutnya kelompok-kelompok tersebut membentuk rangkaian berupa air seperti yang kita jumpai sehari-hari. Pada air heksagonal, enam molekul H2O berkelompok membentuk formasi heksagonal (segi enam). Fenomena ini terjadi karena air dipengaruhi oleh magnet dan radiasi elektrik tertentu (gelombang panjang infra merah).

Terkait dengan perbedaan struktur tersebut, air dikelompokkan menjadi dua jenis. Pertama, Bounding water. Yaitu air dengan formasi rangkaian molekul H2O yang cenderung membentuk kelompok besar dan tidak stabil. Air ini biasanya membentuk formasi pentagonal, antara lain air botolan (H2O) 36-46, air keran (H2O) 50-60, air tanah (H2O) 70-80, serta air tercemar dan air rebusan (H2O) 200-300. Kedua, Clustered water. Yaitu air dengan formasi rangkaian molekul H2O yang cenderung membentuk kelompok kecil dan stabil, misalnya air heksagonal (H2O)6.

Secara alami, air heksagonal terdapat di alam. Namun keberadaannya semakin langka karena pencemaran di muka bumi yang semakin parah. Tetapi dengan kemajuan teknologi, kita mampu membuat air heksagonal. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk membuat air ini antara lain; 1) air harus bersih dengan oksigen terlarut lebih dari jumlah maksimum, 2) jumlah mineral esensial harus cukup, terutama Ca2+ sebagai agen pembuat formasi heksagonal yang terlarut dalam air, 3) memiliki pH sekitar 7,1-7,4, dan 4) suhu air normal mendekati dingin. Selanjutnya air tersebut diionisasi dengan menggunakan energi fisik dan elektromagnetik serta dikombinasikan dengan tembakan gelombang sinar infra merah.

Satu contoh praktis untuk menguji air heksagonal atau tidak adalah dengan menggunakan kecap asin. Sediakan 2 gelas kaca dan masukkan 4 sendok makan kecap asin ke masing-masing gelas. Gelas pertama rendam pada mangkok yang berisi air biasa. Gelas kedua rendam pada mangkok berisi air heksagonal. Setelah dibiarkan selama 30 menit, kecap asin yang ditempatkan pada air heksagonal berkurang rasa asinnya. Sementara, pada air biasa rasa asinnya tetap. Perbedaan ini disebabkan karena air heksagonal berbentuk kelompok kecil sehingga lebih mudah menembus dinding gelas kaca (melalui proses osmosis) dan bercampur dengan kecap asin yang ada di dalamnya.

Manfaat air heksagonal

Air heksagonal memiliki perbedaan dengan air biasa. Perbedaan ini berpengaruh terhadap perjalanan reaksi biokimia di dalam tubuh. Sifat air heksagonal yang membentuk kelompok kecil (H2O)6 dan stabil sangat menguntungkan kesehatan tubuh manusia. Ia lebih mudah masuk ke dalam sel, mengaktifkan proses metabolisme sel, dan menghasilkan lebih banyak energi. Selanjutnya, ia juga lebih efektif melarutkan dan membuang zat sisa metabolisme yang bersifat racun bagi tubuh.

Cairan tubuh manusia terdiri atas tiga golongan. Air heksagonal menempati porsi terbesar yaitu 62 persen. Air pentagonal 24 persen, dan sisanya 14 persen berbentuk tetrahedral yang terkait satu sama lainnya membentuk rantai. Oleh karena itu tubuh kita sangat membutuhkan air heksagonal. Penurunan volume air heksagonal dalam cairan sel tubuh hingga 50-60 persen akan menyebabkan kematian.

Bahan pengawet dan pewarna makanan, antibiotik, logam berat pada ikan tercemar, residu pestisida pada buah dan sayuran, radiasi, alkohol, stres serta depresi dapat merusak air heksagonal dan meningkatkan volume air pentagonal di dalam cairan sel tubuh. Bahkan, faktor-faktor tersebut bisa secara langsung memicu terbentuknya sel kanker. Apabila sel kanker ini mati, pengaruhnya bagi tubuh tidak berbahaya. Tetapi jika sel tersebut tetap hidup, ia akan memengaruhi sel lainnya sehingga kanker makin meluas.

Keberadaan air heksagonal sangat positif bagi kesehatan tubuh. Ia dapat meningkatkan kualitas cairan sel tubuh, memberikan lebih banyak energi pada sel, membantu melindungi inti sel dari zat sisa metabolisme, meningkatkan kemampuan sel menetralisir dan membuang toksin, meningkatkan kandungan oksigen dan daya serap terhadap zat gizi, serta meningkatkan kemampuan sel untuk memperbaiki diri.

Air beroksigen memiliki karakteristik hampir sama dengan air biasa, hanya kandungan oksigen terlarutnya lebih banyak. Sementara air heksagonal, selain mengandung oksigen lebih banyak, juga formasi struktur molekulnya segi enam. (heksagonal)

sumber : kompas online 10 maret 2005


 
 
Hasil Pemeriksaan Laboratorium

Air Bio diproses dari air mineral kualitas No.1 sebagai bahan baku utama. Bebas reaksi kimia (tidak mengandung zat-zat aktif) dan bebas efek samping. Namun bereaksi dengan sistem kekebalan tubuh. Aman untuk segala usia, termasuk Bayi, Balita, Ibu Hamil (Janin) & Pasca Operasi. Kecuali: baca Peringatan.

Hasil pemeriksaan “Balai Pengembangan Laboratorium Kesehatan”, menunjukan :
  1. Tidak mengandung Bakteri/ mikro Organisme dan zat-zat yang merugikan Kesehatan.
  2. Parameter Fisika (bau, zat padat terlarut, kekeruhan & warna), jauh dibawah ambang batas max.
  3. Parameter Kimia an-Organik, dengan kandungan mineral lengkap yang ideal (tidak melampaui ambang batas maksimum).


MENGACU KEPADA
KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
No. 907/MENKES/SK/VlI/2002 TGL 29 JULI 2002
No. PARAMETER SATUAN BATAS MAX. HASIL
FISIKA
1. Bau - Tdk. Bau Tdk. Bau
2. Zat Padat Terlarut (TDS) mg/L 1.000 88,0
3. Kekeruhan NTU 5 0,10
4. Warna Cu Pt Co 15 2,00
KIMIA ANORGANIK
5. Arsen mg/L 0,01 0,00
6. Besi mg/L 0,3 0,00
7. Flourida mg/L 1,5 0,26
8. Kesadahan CaCO3 mg/L 500 33,02
9. Klorida mg/L 250 5,30
10. Kromium, Valensi 6 mg/L 0,05 0,00
11. Mangan mg/L 0,1 0,00
12. Natrium mg/L 200 2,08
13. Nitrat, sebagai N mg/L 10 0,11
14. Nitrir, sebagai N mg/L 1,0 0,00
15. pH - 6,5 - 8,5 6,86
16. Seng mg/L 3,0 0,00
17. Sianida mg/L 0,07 0,00
18. Sulfat mg/L 250 0,84
19. Tembaga mg/L 1,0 0,00
20. Timbal mg/L 0,01 0,00
KIMIA ORGANIK
21. Detergent mg/L 0,05 0,00
22. Zat Organik (KMnO4) mg/L 10,0 2,48
* Hasil dibuat berdasarkan contoh uji yg. diterima di laboratorium
Air Bio, pengganti molekul cairan plasma darah, dengan struktur & perilaku mirip cairan sel. Mengandung Energi Bio untuk melancarkan sirkulasi darah dalam penyerapan sempurna cairan nutrisi, oksigen, dan mineral sampai ke dalam inti sel, serta menguras limbah metabolisme/oksidasi & pencemaran sel.



Senin, 29 September 2014

TUBERKULOSIS ( TBC )


Add caption

Pengertian
Tuberkulosis paru adalah suatu penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman mycobacterium tuberculosis. Sebagian besar kuman Tuberkulosis menyerang paru tapi dapat juga menyerang organ tubuh lainnya. (Depkes, 2008)

Kuman Tuberkulosis    

Kuman  ini berbentuk batang, mempunyai sifat khusus yaitu tahan terhadap asam pewarnan. Oleh karena itu disebut juga sebagai Basil Tahan Asam (BTA). Kuman Tuberkulosis cepat mati dengan sinar matahari langsung, tetapi dapat bertahan hidup beberapa jam di tempat yang gelap dan lembab. Dalam jaringan tubuh kuman ini dapat dormant, tertidur lama selama beberapa tahun. (Depkes, 2008).

Cara Penularan Penyakit Tuberkulosis Paru
        Sumber penularan adalah penderita tuberkulosis BTA positif. Pada waktu batuk atau bersin, penderita menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk droplet (percikan dahak). Droplet yang mengandung kuman dapat bertahan diudara pada suhu kamar selama beberapa jam (Depkes RI, 2008).

Seseorang dapat terinfeksi kalau droplet tersebut terhirup kedalam saluran pernapasan. Setelah kuman tuberkulosis masuk kedalam tubuh manusia melalui pernapasan, kuman tuberkulosis tersebut dapat menyebar diparu bagian tubuh lainnya melalui sistem peredaran darah, sistem saluran limfe, saluran nafas atau penyebaran langsung kebagian-bagian tubuh lainnya (Depkes RI, 2008).

Daya penularan dari seorang penderita di tentukan oleh banyaknya kuman yang dikeluarkan dari paru-parunya. Makin tinggi derajat positip hasil pemeriksaan dahak, makin menular penderita tersebut. Bila hasil pemeriksaan dahak negatif (tidak terlihat kuman) maka penderita tersebut dianggap tidak menular. Kemungkinan seseorang menderita tuberkulosis ditentukan oleh konsentrasi droplet dalam udara dan lamanya menghirup udara tersebut. (Depkes RI, 2009)
Gambaran Klinis Penyakit Tuberkulosis Paru.
Menurut Depkes RI (2002), gambaran Klinis pada Tuberkulosis paru sangat bervariasi. Keluhan yang sering muncul adalah:
1)    Batuk
Gejala ini paling banyak dijumpai dan sering ditemukan. Batuk terjadi karena adanya iritasi pada bronchus untuk membuang produk-produk radang keluar. Batuk terjadi setelah penyakit berkembang dalam jaringan paru-paru setelah berminggu-minggu atau berbulan-bulan peradangan bermula.
Sifat batuk dimulai dari batuk kering (non-produktif) kemudian setelah timbul peradagan menjadi produktif (menghasilkan sputum). Batuk yang terus menerus dan berdahak selama tiga minggu atau lebih perlu diwaspadai penderita tersangka Tuberkulosis.

2)    Demam
Demam biasanya subfibril menyerupai demam influenza. Keadaan ini dipengaruhi oleh daya tahan tubuh dan berat ringannya infeksi kuman tuberkulosis yang masuk. Panas badan dapat mencapai 40-41 0C.

3)    Sesak Napas

Pada penyakit yang masih ringan belum dirasakan sesak napas. Sesak napas akan ditemukan pada penyakit yang sudah lanjut, yang infiltrasinya sudah meliputi setengah bagian paru.

4)    Nyeri Dada
Gejala ini jarang ditemukan. Nyeri dada timbul bila infiltrasi radang sudah sampai ke pleura sehingga menimbulkan pleuritis.

5)    Malaise

Gejala malaise yang sering ditemukan  berupa anaroksia, penurunan berat badan, sakit kepala, nyeri otot dan keringat malam.
Jika menderita gejala diatas  batuk yang tidak sembuh-sembuh selama 3 minggu, demam, berkeringat dingin dimalam hari serta cepat lelah dan diperkuat dengan riwayat kontak dengan seseorang penderita tuberkulosis. Sebaiknya cepat memeriksakan diri ke unit pelayanan kesehatan dan perlu dilakukan pemeriksaan sputum secara mikroskopik langsung. Pada kondisi kronis Tuberkulosis mempunyai gejala batuk darah disertai sakit di dada.
tetapi jangan khawatir meskipun begitu penyakit TBC bisa disembuhkan. Untuk mengobati penyakit tersebut, kami rekomendasikan anda untuk melakukan pengobatan secara alami. Mengapa kami sarankan anda untuk melakukan upaya pengobatan secara alami? itu karena pengobatan secara alami aman untuk dilakukan siapa saja, tidak beresiko, dan pastinya tidak menyebabkan efek samping yang memperburuk keadaan. Minum ABIOCOS merupakan salah satu upaya pengobatan secara alami. ( baca manfaat air bio cosminergy )
Pengobatan Alami 
Untuk mengobati penyakit Batu Ginjal tersebut, kami rekomendasikan anda untuk melakukan pengobatan secara alami. Mengapa kami sarankan anda untuk melakukan upaya pengobatan secara alami? itu karena pengobatan secara alami aman untuk dilakukan siapa saja, tidak beresiko, dan pastinya tidak menyebabkan efek samping yang memperburuk keadaan. Minum ABIOCOS merupakan salah satu upaya pengobatan secara alami. ( baca manfaat air bio cosminergy )
http://abiocosbekasitimur.blogspot.com/2014/09/manfaat-utama-air-bio-cosminergy.html

HIPERTENSI

PENGERTIAN
 
Hipertensi dapat didefinisikan sebagai tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya diatas 140 mmHg dan tekanan diastoliknya diatas 90 mmHg.( Smith Tom, 1995 )  Menurut WHO, penyakit hipertensi merupakan peningkatan tekanan sistolik lebih besar atau sama dengan 160 mmHg dan atau tekanan diastolic sama atau lebih besar 95 mmHg ( Kodim Nasrin, 2003 ). Hipertensi dikategorikan ringan apabila tekanan diastoliknya antara 95 – 104 mmHg, hipertensi sedang jika tekanan diastoliknya antara 105 dan 114 mmHg, dan hipertensi berat bila tekanan diastoliknya 115 mmHg atau lebih. Pembagian ini berdasarkan peningkatan tekanan diastolic karena dianggap lebih serius dari peningkatan sistolik ( Smith Tom, 1995 ).


PENYEBAB

Hipertensi berdasarkan penyebabnya dapat dibedakan menjadi 2 golongan besar yaitu : ( Lany Gunawan, 2001 )
1.      Hipertensi essensial ( hipertensi primer ) yaitu hipertensi yang tidak diketahui penyebabnya
2.      Hipertensi  sekunder yaitu hipertensi yang di sebabkan oleh penyakit lain
Hiperrtensi primer terdapat pada lebih dari 90 % penderita hipertensi, sedangkan 10 % sisanya disebabkan oleh hipertensi sekunder. Meskipun hipertensi primer belum diketahui dengan pasti penyebabnya, data-data penelitian telah menemukan beberapa factor yang sering menyebabkan terjadinya hipertensi. Factor tersebut adalah sebagai berikut :
a.       Faktor keturunan
Dari data statistik terbukti bahwa seseorang akan memiliki kemungkinan lebih besar untuk mendapatkan hipertensi jika orang tuanya adalah penderita hipertensi
b.      Ciri perseorangan
Cirri perseorangan yang mempengaruhi timbulnya hipertensi adalah umur ( jika umur bertambah maka TD meningkat ), jenis kelamin ( laki-laki lebih tinggi dari perempuan ) dan ras ( ras kulit   hitam   lebih  banyak dari kulit putih )
c.       Kebiasaan hidup
Kebiasaan hidup yang sering menyebabkan timbulnya hipertensi adalah konsumsi garam yang tinggi ( melebihi dari 30 gr ), kegemukan atau makan berlebihan, stress dan pengaruh lain misalnya merokok, minum alcohol, minum obat-obatan ( ephedrine, prednison, epineprin ).

PATOFISIOLOGI

Mekanisme yang mengontrol konnstriksi dan relaksasi pembuluh darah terletak dipusat vasomotor, pada medulla diotak. Dari pusat vasomotor ini bermula jaras saraf simpatis, yang berlanjut ke bawah ke korda spinalis dan keluar dari kolumna medulla spinalis ganglia simpatis di toraks dan abdomen. Rangsangan pusat vasomotor dihantarkan dalam bentuk impuls yang bergerak ke bawah melalui system saraf simpatis ke ganglia simpatis. Pada titik ini, neuron preganglion melepaskan asetilkolin, yang akan merangsang serabut saraf pasca ganglion ke pembuluh darah, dimana dengan dilepaskannya noreepineprin mengakibatkan konstriksi pembuluh darah. Berbagai factor seperti kecemasan dan ketakutan dapat mempengaruhirespon pembuluh darah terhadap rangsang vasokonstriksi. Individu dengan hipertensi sangat sensitive terhadap norepinefrin, meskipun tidak diketahui dengan jelas mengapa hal tersebut bisa terjadi.
Pada saat bersamaan dimana system saraf simpatis merangsang pembuluh darah sebagai respons rangsang emosi, kelenjar adrenal juga terangsang, mengakibatkan tambahan aktivitas vasokonstriksi. Medulla adrenal mensekresi epinefrin, yang menyebabkan vasokonstriksi. Korteks adrenal mensekresi kortisol dan steroid lainnya, yang dapat memperkuat respons vasokonstriktor pembuluh darah. Vasokonstriksi yang mengakibatkan penurunan aliran ke ginjal, menyebabkan pelepasan rennin. Rennin merangsang pembentukan angiotensin I yang kemudian diubah menjadi angiotensin II, suatu vasokonstriktor kuat, yang pada gilirannya merangsang sekresi aldosteron oleh korteks adrenal. Hormon ini menyebabkan retensi natrium dan air oleh tubulus ginjal, menyebabkan peningkatan volume intra vaskuler. Semua factor ini cenderung mencetuskan keadaan hipertensi.
Untuk pertimbangan gerontology. Perubahan structural dan fungsional pada system pembuluh perifer bertanggungjawab pada perubahan tekanan darah yang terjadi pada usia lanjut. Perubahan tersebut meliputi aterosklerosis, hilangnya elastisitas jaringan ikat dan penurunan dalam relaksasi otot polos pembuluh darah, yang pada gilirannya menurunkan kemampuan distensi dan daya regang pembuluh darah. Konsekuensinya, aorta dan arteri besar berkurang kemampuannya dalam mengakomodasi volume darah yang dipompa oleh jantung ( volume sekuncup ), mengakibatkan penurunan curang jantung dan peningkatan tahanan perifer ( Brunner & Suddarth, 2002 ).

TANDA DAN GEJALA

Tanda dan gejala pada hipertensi dibedakan menjadi : ( Edward  K Chung, 1995 )
1.      Tidak ada gejala
Tidak ada gejala yang spesifik yang dapat dihubungkan dengan peningkatan tekanan darah, selain penentuan tekanan arteri oleh dokter yang memeriksa. Hal ini berarti hipertensi arterial tidak akan pernah terdiagnosa jika tekanan arteri tidak terukur.
2.      Gejala yang lazim
Sering dikatakan bahwa gejala terlazim yang menyertai hipertensi meliputi nyeri kepala dan kelelahan. Dalam kenyataannya ini merupakan gejala terlazim yang mengenai kebanyakan pasien yang mencari pertolongan medis.



tetapi jangan khawatir meskipun begitu penyakit HIPERTENSI bisa disembuhkan. Untuk mengobati penyakit tersebut, kami rekomendasikan anda untuk melakukan pengobatan secara alami. Mengapa kami sarankan anda untuk melakukan upaya pengobatan secara alami? itu karena pengobatan secara alami aman untuk dilakukan siapa saja, tidak beresiko, dan pastinya tidak menyebabkan efek samping yang memperburuk keadaan. Minum ABIOCOS merupakan salah satu upaya pengobatan secara alami. ( baca manfaat air bio cosminergy )


SEHAT

 
Akhirnya World Health Organization (WHO) membuat defenisi universal yang menyatakan bahwa pengertian sehat adalah suatu keadaan kondisi fisik, mental, dan kesejahteraan sosial yang merupakan satu kesatuan dan bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan.
 
Pengertian sehat menurut WHO adalah "Health is a state of complete physical, mental and social well-being and not merely the absence of diseases or infirmity". Menurut WHO, ada tiga komponen penting yang merupakan satu kesatuan dalam defenisi sehat yaitu:
1. Sehat Jasmani
Sehat jasmani merupakan komponen penting dalam arti sehat seutuhnya, berupa sosok manusia yang berpenampilan kulit bersih, mata bersinar, rambut tersisir rapi, berpakaian rapi, berotot, tidak gemuk, nafas tidak bau, selera makan baik, tidur nyenyak, gesit dan seluruh fungsi fisiologi tubuh berjalan normal.
2. Sehat Mental
Sehat mental dan sehat jasmani selalu dihubungkan satu sama lain dalam pepatah kuno "Jiwa yang sehat terdapat di dalam tubuh yang sehat" (Men Sana In Corpore Sano).
3. Sehat Spritual
Spritual merupakan komponen tambahan pada pengertian sehat oleh WHO dan memiliki arti penting dalam kahidupan sehari-hari masyarakat. Setiap individu perlu mendapat pendidikan formal maupun informal, kesempatan untuk berlibur, mendengar alunan lagu dan musik, siraman rohani seperti ceramah agama dan lainnya agar terjadi keseimbangan jiwa yang dinamis dan tidak monoton.
Sekian uraian tentang Pengertian Sehat Menurut Ahli WHO, semoga bermanfaat.
Referensi:
  • Chandra, Budiman. 2006. Ilmu Kedokteran Pencegahan Komunitas. Jakarta: EGC.

6 dan 7 dari 7 Fakta Mengapa Hidup Sehat Itu Ternyata Sangat Mudah



FAKTA 6 

Air bekerja untuk fungsi yangditetapkan oleh DNA pada setiap sel ( 1 sel DNA). Sekumpulan sel yang memiliki fungsi dan bentuk sama berturut-turut akan membentuk jaringan -> organ -> sitem organ yang pada akhirnya membentuk tubuh manusia yang utuh / sempurna dan kompleks. Tubuh manusia adalah kesatuan 11 sistem organ yang bekerja saling bahu membahu satu sama lain, masing-masing sistem organ bekerja untuk fungsi yang sangat vital agar manusia tetap dapat beraktivitas dengan lancar dan tetap dapat merawat sendiri kesehatannya. Hanya dengan izin ALLAH Air Bio secara bertahap dapat mengembalikkan fisik manusia menuju sehat permanen.
Sistem transportasi/sirkulasi/peredaran darah
Air Bio diserap dari usus akan beredar dan bersikulasi secara terus menerus untuk membawa segala hal yang dibutuhkan oleh tubuh dan membuang segala hal yang tidak dibutuhkan oleh tubuh.
FUNGSI UTAMA :
- Menguras tuntas segala biang penyakit
- Penyerapan sempurna gizi/nutrisi, oksigen, mineral, hormon,sistem imun, dll
- mengoptimalkan fungsi sistem pernapasan
- Mengoptimalkan fungsi sistem pencernaan
- Mengoptimalkan fungsi sistem Reproduksi, bersama sistem endokrin akan melancarkan produksi hormon sex dan sangat membantu yang susah hamil.
- Menguatkan ( menghambat pelepasan) mineral tulang, pelumas sendi agar tubuh bergerak lebih gesit/elastis
- masih banyak hal yang dapat di optimalkan dengan mengkonsumsi air bio ini.

 FAKTA 7


TESTIMONI


N y. Rani Sugiarti (47th) Bandung – Tumor

Add caption
Dua tumor (Payudara & ketiak) sebesar biji salak. Divo nis Operasi stlh. foto Thorax & USG (stress/ biaya Ope rasi mahal), alergi Gatal, pada suhu dingin & Ambeiyen musiman sdh. 22 th.
Terapi Air Bio 1 btl/hr hasilnya : hari ke-3 Tumor memerah & keras, hr. ke-5 lembek/ pecah menyebar & hari ke-12 Tumor hilang Total (batal di- Operasi). Alergi, Gatal & Ambeiyen hilang. yg. mengherankan Haid yg. sdh. 5 bln. berhenti (Menopouse) hadir kembali dgn. siklus normal (ternyata Air Bio memperlambat proses penuaan). Untuk preventif minum Air Bio 1/2 botol per hari.

Nyi Hindun (58th) Indramayu – STRUK & LUMPUH TOTAL

Add caption
Sudah 3bln. tidak bisa bergerak (cuma berbaring di tempat tidur). Semua persendian lemas, tidak bisa bicara, kencing & BAB di tempat tidur. Sdh. ke-Dokter, Puskesmas & Dukun.
Nov’06 minum Air Bio, stlh. 1bln. habis 20btl (2gls/hr), dengan reaksi sering kencing (semalam sampai 7kali). Hasilnya, mulai dengan gerakan jari2 kaki, gerak/bisa bangun, duduk, jalan & bisa bicara. Sampai sekarang sudah enak makan, sehat seperti sediakala.

 

Nurdin Lubis (33th) Tasikmalaya – Paru-paru

Add caption
Tgl. 24 Mei 2005 saya jatuh sakit diseluruh badan (kaki pegal2, kepala pusing, 3 malam tidak bisa tidur, badan basah berkeringat), terbaring di tempat tidur selama 2minggu tanpa ber-obat ke- Dokter dan sakit berangsur pulih. Pergi ke-Dokter dan periksa Laboratorium, hasilnya positif Paru2 (KP. Aktif/hasil Lab. Terlampir). Dokter menganjurkan berobat jalan selama 6bln(continue). Karena banyaknya jenis obat yang harus dimakan, saya hanya mampu melaksanakannya 2 bln pertama.
Mulai bulan Agust’06 beralih ke-Terapi Air Bio, selama 2bln, habis 60btl (1btl/hari), dengan reaksi beser & pusing2, meskipun dihantui ketakutan adanya info Kuman Paru2 tidak akan mati. Kalau mau sembuh, harus mengulangi berobat jalan dari awal lagi, tapi saya terus terapi Air Bio. Tgl. 22 Des’06 periksa lagi ke Lab. ternyata Paru2nya sdh. sembuh (hsl. Lab. Terlampir). Alhamdulillah penyakit Paru2 yg. menurut Dr. harus dgn. obat & faksin, ternyata dgn. Air Bio-pun sembuh (badan enak, tdk. mudah, pegal2 hilang). Sampai saat ini saya jd. Agen Air Bio